Bra dan Pemicu Kanker Payudara Wanita

Contoh Bra yang Membuat Payudara Montok dan Jauh Dari Kanker PayudaraDi Indonesia, bra merupakan perisai  pelindung yang sangat penting bagi kaum wanita. Tanpa bra, perlengkapan perang wanita tidak cukup mendukung untuk maju ke medan perang alias kaum wanita tidak akan berani tampil di depan umum. Tanpa bra, kaum wanita tidak akan merasa nyaman di manapun dia berada kecuali di depan pasangannya sendiri.


Seperti yang kita ketahui bersama, bra adalah salah satu barang keperluan para wanita. Tetapi pemakaian bra yang terlalu lama dan salah dapat meyebabkan penyakit payudara dan bahkan kanker payudara.

Insiden kanker payudara berkaitan dengan ras, genetik, status pernikahan, menstruasi, menyusui, kebiasaan makan dan faktor-faktor lainnya. Namun penelitian baru menemukan satu lagi alasan yang dapat menyebabkan kanker ini, yaitu pemakaian bra yang terlalu lama yang melebihi 12 jam/hari.

Alasannya adalah bra dapat memblok sistem limfatik tubuh, yang berguna untuk membuang produk-produk sisa atau buangan dari tubuh. Dengan pemblokiran ini, zat-zat bersifat karsinogen tidak dapat dikeluarkan dari tubuh.

Saran dari para ahli untuk para wanita agar memakai bra jangan melebihi 12 jam/hari. Juga kalau memilih bra, cari bahan yang alami, tidak ketat, adem.

Hiperplasia payudara

Pemakaian bra yang terlalu ketat atau kecil dapat menyebabkan pemblokiran sistem limfatik. Pemblokiran masuknya nutrisi dan mengganggu dengan metabolisme payudara. Juga dapat mempengaruhi sirkulasi darah, iskemia, dll. Ini semua dapat menyebabkan hiperplasia payudara.

Pemicu kanker payudara

Hasil penelitian yang dilakukan selama 2.5 tahun terhadap lebih dari 4700 wanita menemukan bila sering memakai lebih dari 12 jam/hari, ini meningkatkan kemungkinan terkena kanker payudara 21x . Bila memakai bra pada saat tidur, ini menyebabkan peningkatan kemungkinan terkena kanker sebanyak 113x. Penelitian juga menunjukan bahwa, insiden kanker payudara bertambah dengan bertambahnya popularitas bra.

De-regulasi payudara

Menurut statistik, setiap 4 wanita berumur 25-45 tahun ditemukan memang memiliki penyakit payudara dalam level yang berbeda. Jaman sekarang, semakin banyak insiden kanker payudara. Survey membuktikan sekitar 80% wanita memakai ukuran bra yang salah tanpa menyadarinya, pemakaian bra yang terlalu lama dan terlalu kecil/ketat. Jadi ‘bebaskan payudaramu!’ biarkan payudara anda relax.

Pilih bra yang benar

Para wanita harus memahami ukuran payudara sendiri, dan jangan memilih bra yang terlalu ketat dan kecil hanya untuk supaya terlihat lebih besar. Karena akibat dari periode panjang ‘penindasan’ payudara akan lebih rentan untuk terkena tumor mammae. Yang paling penting adalah kenyamanan.

Para ahli mengatakan, kecantikan memang penting, tetapi kesehatan lebih penting. Jadi cobalah untuk mencintai dan menghargai kesehatan tubuh anda.