Tanda dan Gejala Infeksi HIV AIDS

Tanda dan Gejala Infeksi HIV AIDS MEDIKALOGI.COM – Dalam dunia kesehatan ada banyak penyakit-penyakit berbahaya yang sering menyerang manusia. Namun, ternyata penyakit HIV /AIDS masih menjadi penyakit yang sangat mengerikan dan menjadi musuh tangguh manusia sampai saat ini.


Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) hingga saat kini belum bisa diobati. Banyak penderita penyakit ini rata-rata hanya diberikan obat-obat anti-retroviral atau ARV saja. Orang yang berisiko terkena HIV adalah jika sering melakukan seks tanpa pengaman dengan lebih dari satu pasangan atau menggunakan obat-obat terlarang dengan suntikan.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang tak pandang bulu. Virus ini bisa menyerang siapa saja melalui beberapa media penularan seperti cairan darah, sperma, vagina, serta ASI. Bila tak diketahui, HIV bisa berkembang menjadi AIDS (Acquired Immune-Deficiency Syndrome).

Apa bila Anda terinfeksi virus HIV ini, Anda juga lebih rentan mengalami kanker, khususnya kanker serviks, lymphoma dan Kaposi’s sarcoma. Virus HIV bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini juga menyebabkan penderitanya rentan terhadap serangan kanker karena menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Gejala HIV / AIDS

Gejala HIV dan AIDS bervariasi tergantung dari fase infeksinya.

Infeksi awal

Ketika infeksi HIV pertama, Anda mungkin tidak akan mengalami tanda atau gejala apapun. Tetapi dalam beberapa minggu Anda dapat mengalami:

  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Radang tenggorokan.
  • Pembengkakan kelenjar limpa.
  • Ruam

Infeksi selanjutnya

Anda mungkin tidak akan mengalami gejala apapun dalam waktu 8 sampai 9 tahun, atau bahkan lebih. Tapi seiring dengan virus yang melipatgandakan diri dan merusak sistem imun, Anda mungkin akan mengalami infeksi ringan atau gejala kronis.

Infeksi ringan atau gejala kronis seperti:

  • Pembengkakan node limpa (sering merupakan tanda awal infeksi HIV).
  • Diare.
  • Hilang berat badan.
  • Demam.
  • Batuk atau napas yang pendek.

Infeksi tahap akhir

Dalam waktu sekitar 10 tahun atau lebih setelah infeksi pertama, masalah yang lebih serius dapat terjadi yang diistilahkan dengan AIDS dan dapat terjadi :

  • Infeksi yang terjadi ketika sistem imun lemah, seperti pneumocystis carinii pneumonia (PCP).
  • Kadar CD4 lymphocyte 200 atau lebih rendah (normalnya adalah antara 800 sampai 1.200).

Seiring dengan perkembangan AIDS, sistem imun Anda telah mengalami kerusakan parah. Infeksi akan mudah terjadi.

Tanda dan gejalanya adalah :

  • Berkeringat di malam hari.
  • Menggigil atau demam lebih dari 38 Celcius untuk beberapa minggu.
  • Batuk kering dan napas pendek.
  • Diare kronis.
  • Noda putih pada lidah atau mulut.
  • Sakit kepala.
  • Pandangan kabur.
  • Hilang berat badan.

Anda juga dapat mengalami tanda dan gejala pada tahap lanjut infeksi virus HIV itu sendiri, seperti:

  • Rasa lelah yang tidak hilang dan tidak terjelaskan.
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Menggigil atau demam tinggi untuk beberapa minggu.
  • Pembengkakan node limpa lebih dari tiga bulan.
  • Diare kronis.
  • Sakit kepala yang tidak hilang.

Demikianlah yang dapat penulis disampaikan tentang tanda dan gejala infeksi HIV/AIDS, semoga pada artikel ini dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi para pembaca semua.