Penyakit Kelainan Tulang Manusia

Loading...

Penyakit Kelainan Tulang ManusiaMEDIKALOGI.COM – Tulang manusia merupakan alat penopang tubuh agar bisa berdiri tegak. Tulang merupakan anggota gerak pasif yang memberikan dukungan mekanik untuk tubuh, seperti berjalan, berlari, duduk dan sebagainya yang berhubungan dengan menggerakkan badan.

Sama halnya dengan sistem organ yang lain, sistem gerak juga dapat mengalami kelainan. Kelainan pada tulang manusia dan penyakit tulang bisa terjadi oleh sebagian orang dari kita karena berbagai faktor seperti cacat bawaan lahir, gangguan metabolik ataupun kecelakaan.

Kelainan pada tulang manusia akan mengganggu pergerakan badan, bahkan dalam hal kecil saja, seperti kesulitan berjongkok, berbaring dan sebagainya.

Fungsi tulang manusia, berguna untuk melindungi organ vital misalnya, tulang tengkorak melindungi otak. Kemudian sebagai anggota gerak, tulang memiliki banyak persendian yang membantu pergerakan misalnya, pada telapak tangan dan lengan tangan. Kelainan pada tulang manusia tidak hanya menghambat aktivitas namun jika penyakit tulang ini menjadi lebih parah, akan mempengaruhi bagian tubuh lain.

Berikut ini beberapa penyakit kelainan tulang pada manusia yang perlu di waspadai yaitu :

1.   Osteoporosis

Osteoporosis banyak yang ditemukan lebih banyak pada wanita terutama pada orang tua. Penumpukan kalsium dalam tulang terutama fosfor dan kalsium yang membutuhkan proses pada tubuh. Sebagai sumber utama mineral, tulang akan mengalami diskompensasi mineral, sehingga tulang menjadi lemah dan rentan terhadap patah tulang. Penyakit osterporosis sering terjadi ketika usia lanjut karena mulai terjadinya ketidak seimbangan hormon, disposisi, genetik dan sebagainya.

2.   Scoliosis

Manusia memiliki rangka seperti mamalia pada jenis hewan bertulang belakang. Kelainan pada tulang belakang, yang disebut scoliosis ini mengacu pada normal lentur tulang belakang yang condong ke satu ke satu sisi. Tergantung dengan derajat kelengkungan, penjepitan kembali yang mungkin akan dilakukan pembedahan tulang belakang untuk menyatukan atau menghapus kelengkungan.

Penyakit tulang ini, mungkin merupakan cacat lahir atau bisa karena adanya gangguan jaringan ikat, penyakit metabolik atau distrofi otot. Pada perempuan skoliosis berkembang lebih banyak dari anak laki-laki, kemudian beberapa orang dapat mengembangkan skoliosis yang parah. Kelengkungan tulang belakang ini mengurangi kesenjangan dalam dada yang dapat mengganggu fungsi paru-paru.

3.   Ostemielitis

Penyakit tulang ini, disebabkan infeksi oleh strain tertentu dari bakteri Staphylococcus. Bakteri bisa masuk melalui luka terbuka, kemudian masuk pada peredaran darah dari daerah tertular ke tulang lain. Kelainan ini dinamakan, Ostemielitis yang ditandai dengan adanya rasa nyeri di tulang yang terinfeksi, demam, menggigil, mual dan kelemahan. Diagnosa dokter dilakukan dengan melibatkan aspirasi jarum untuk menghilangkan bagian tulang yang terinfeksi yang diikuti dengan pengobatan antibiotik.

4.   Kifosis

Kifosis lebih dikenal dengan istilah bungkuk, dimana kondisi belokan tulang belakang ke depan karena terdapat gangguan contohnya arthritis, osteoporosis, infeksi, masalah selama perkembangan janin, tumor tulang belakang atau trauma. Kondisi membungkuk mungkin hanya terasa menyebabkan kesulitan dalam melakukan aktivitas normal, tapi dalam kasus tertentu dapat menimbulkan masalah dalam bernapas.

5.   Radang sendi (Arthritis)

Arthritis merupakan peradangan sendi, nyeri, bengkak, rasa kaku yang mencakup sejumlah gangguan dari sistem rangka tulang, seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan asam urat. Cedera, penyakit atau infeksi, faktor keturunan atau kelainan metabolik bisa menyebabkan arthritis. Kemudian ketika usia tua saat tulang rawan yang meliputi sendi untuk melindungi tulang dari kerusakan akibat gesekan, yang tidak dapat terbentuk dengan baik seperti penyakit pengapuran tulang.

6.   Fraktur

Fraktur tulang merupakan retak yang terjadi ketika ada jeda dalam kontinuitas, meskipun penyebab paling umum dari fraktur adalah dampak dari patah tulang dapat yang dianggap sebagai gangguan dari sistem kerangka. Namun ketika terjadi karena alasan patologis, seperti beberapa jenis kanker atau osteoporosis, tulang akan menjadi lemah. Tingkat keparahan fraktur tergantung di bagian tulang mana telah terjadi kerusakan serta jaringan tulang di sekitarnya.

Loading...