Informasi Seputar Panas Dalam

Informasi Seputar Panas DalamMEDIKALOGI.COM – Semua orang pernah merasakan panas dalam atau bahkan saat ini Anda sedang mengalami panas dalam. Perlu Anda ketahui lebih jelasnya, bahwa panas dalam itu bukanlah merupakan suatu penyakit melainkan gejala dari suatu penyakit.


Panas dalam adalah suatu keadaan di mana tubuh manusia mengalami panas yang berlebihan terutama di sistem pencernaan. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, hingga ketidakseimbangan hormon, bisa ditandai oleh rasa panas di dalam tubuh.

Dalam dunia medis sendiri tidak dikenal dengan istilah panas dalam. Jadi panas dalam itu tidak ada. Hanya saja banyak orang telanjur menganggap gejala yang timbul sebagai tanda panas dalam. Banyak orang yang mengeluh terkena panas dalam itu seringkali tidak demam bahkan suhu tubuhnya normal ketika diukur dengan termometer.

Jadi, definisi panas dalam untuk setiap orang itu bisa berbeda. Namun, dari keluhan yang sering dijumpai pada penderita yang terkena panas dalam, gejalanya antara lain seperti sariawan, bibir pecah-pecah, sakit gigi, badan pegal, sakit tenggorokan, diare, badan terasa mengeluarkan panas, sensasi terbakar di dada, mimisan, hingga buang air besar disertai darah.

Gejala panas dalam juga bisa muncul karena ketidakseimbangan hormon. Ambil contoh perempuan yang sedang memasuki atau mengalami masa menstruasi juga bisa terkena panas dalam.

Pada prinsipnya, mengobati panas dalam cukup mudah, tergantung dari keluhan penderita. Jika masalahnya terdapat di lambung, obati lambungnya. Hanya saja, obat dokter biasanya hanya menghilangkan gejala. Jika ada penyakit yang mendiami tubuh dan memicu panas dalam, obat itu hanya sanggup mengurangi gejala panas dalam, bukan menghilangkan penyakit penyebabnya, sehingga panas dalam bisa terjadi berulang kali.

Pada artikel ini, penulis hanya bisa menyarankan kepada penderita yang mengalami keluhan-keluhan di atas agar tetap waspada. Jika dalam beberapa hari tidak hilang atau reda tapi terus berulang, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab Panas Dalam

Penyebab Terjadinya Panas Dalam antara lain :

  • Kekurangan asupan vitamin C.
  • Kekurangan serat.
  • Dehidrasi.
  • Makan goreng-gorengan (junk food).
  • Cuaca yang tidak bersahabat (pancaroba).
  • Stress.

Gejala Panas Dalam

Gejala awal panas dalam biasanya si penderita seringkali mengalami :

  • Sariawan.
  • Bibir Pecah-pecah.
  • Sakit gigi.
  • Badan Pegal.
  • Sakit tenggorokan.
  • Diare.
  • Badan terasa mengeluarkan panas.
  • Sensasi terbakar didada.
  • Mimisan hingga buang air besar disertai darah.
  • Bisa juga disebabkan karena ketidakseimbangan hormon.

Gejala Panas Dalam yang Dirasakan

Biasanya penderita panas dalam merasakan :

  • Amandel.
  • Tidak mampu menelan.
  • Di dalam perut terasa panas.
  • Radang tenggorokan tidak membaik dengan sendirinya atau selalu timbul lagi muntah.
  • Ruam pada kulit.
  • Sakit kepala.
  • Rasa sakit pada tenggorokan yang parah.
  • Bengkak, kemerahan pada amandel.

Mencegah Panas Dalam

Untuk mencegah padas dalam, sebaiknya Anda memperhatikan :

1.   Perhatikan jam makan.

Hal ini berlaku terutama bagi orang yang memiliki gangguan asam lambung. Telat makan bisa menimbulkan gangguan pada lambung atau naiknya asam lambung hingga ke daerah dada. Ini yang menyebabkan banyak orang merasa terkena panas dalam.

2.   Perhatikan makanan terlalu panas atau dingin.

Makanan yang terlalu panas atau dingin bisa mengganggu sistem pencernaan. Sistem pencernaan manusia bekerja pada batas suhu tertentu. Panas makanan yang berlebih dapat mengganggu lapisan lendir yang melapisi saluran pencernaan. Makanan yang terlalu dingin juga akan membuat sistem pencernaan mengerut, sehingga mempersulit proses pencernaan.

3.   Perhatikan menu makanan.

Makanan yang panas dan digoreng seringkali menyebabkan luka atau iritasi pada tenggorokan. Peradangan tersebut akan menyebabkan munculnya gejala panas dalam. Terlalu banyak minyak dalam makanan juga tidak baik untuk pencernaan dan tenggorokan.

4.   Olahraga secara rutin.

Gejala panas dalam bisa muncul karena kelelahan. Dengan berolahraga, kondisi tubuh bisa dilatih dan terjaga lebih baik. Daya tahan atau stamina pun akan meningkat, sehingga tidak mudah terkena panas dalam ketika kondisi tubuh terlalu lelah.

5.   Kelola stress.

Saat ini banyak orang yang mengeluh terkena panas dalam akibat stres. Stres dapat menurunkan daya tahan tubuh, juga mengacaukan jam makan dan hormon tubuh.

6.   Jaga berat badan.

Tubuh yang terlalu gemuk atau pada wanita yang sedang hamil, perut bagian atas mendesak ke atas melewati diafragma.

7.   Kurangi konsumsi daging.

8.   Minum susu.

Minumlah segelas susu karena cara ini mungkin membantu lebih jauh. Susu bertindak sebagai zat protektif, tapi daya efektif susu tidak seefektif dibanding antasid.

Itulah beberapa informasi seputar panas dalam yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca semuanya. Lebih dan kurangnya, penulis mohon maaf.