Waspadalah Alergi Kasein

Waspadalah Alergi KaseinMEDIKALOGI.COM – Kita tahu jika protein itu merupakan suatu komponen yang penting untuk membangun serta mempertahankan massa otot. Dari berbagai jenis protein yang ada, kasein menawarkan banyak manfaat terutama bagi para atlet, binaragawan, serta pencinta kebugaran.


Kasein adalah jenis protein yang terdapat dalam susu mamalia. Sekitar 80% protein pada susu sapi termasuk dalam keluarga kasein. Demikian pula, sekitar 60-65% protein yang ditemukan dalam susu manusia merupakan kasein. Protein ini mengikat zat-zat yang mengandung asam fosfat dan karenanya juga disebut sebagai ‘phosphoproteins’.

Kasein dikenal memiliki berbagai karakteristik tertentu sehingga umum ditambahkan ke makanan, suplemen, dan obat-obatan. Protein ini juga digunakan untuk pembuatan cat, korek api, kosmetik, dll. Saat dikonsumsi sebagai makanan, kasein menyediakan berbagai asam amino, karbohidrat, kalsium dan fosfor.

Koagulasi kasein adalah proses utama yang terjadi dalam produksi keju. Meskipun membantu pembentukan otot, sebagian orang yang alergi terhadap kasein perlu mengecualikan makanan yang mengandung protein ini.

Gejala Alergi Kasein

Orang yang alergi terhadap kasein mungkin menunjukkan gejala seperti:

  • Ruam pada kulit.
  • Kulit gatal.
  • Bengkak pada bibir/lidah/tenggorokan/mulut.
  • Hidung meler.
  • Batuk.
  • Mengi.
  • Bersin.
  • Hidung tersumbat.
  • Dan lain-lain.

Reaksi alergi yang parah mungkin berakhir pada kesulitan bernafas, nyeri dada dan/atau gatal-gatal kulit. Reaksi serius seperti itu dikenal sebagai ‘anafilaksis’.

Mereka yang didiagnosis dengan asma lebih mungkin untuk menderita anafilaksis akibat alergi makanan. Dalam kasus tersebut, gejala yang serius dapat berkembang dengan cepat dalam hitungan beberapa menit.

Makanan yang Mengandung Kasein

Berikut adalah makanan yang mengandung kasein :

1.   Makanan Berbasis Susu (Dairy Food)

Kasein terutama ditemukan dalam susu. Menurut laporan sebuah penelitian, sekitar 2,5% anak-anak berusia kurang dari 3 tahun alergi terhadap susu. Namun demikian, jumlah orang yang alergi atau intoleran terhadap kasein lebih sedikit bila dibandingkan dengan orang yang intoleran terhadap laktosa.

Beberapa makanan berbasis susu yang mengandung kasein diantaranya :

  • Keju
  • Yogurt
  • Mentega
  • Susu
  • Puding
  • Keju cottage
  • Es krim

2.   Makanan Olahan

Kasein ditambahkan pada berbagai makanan olahan sebagai pengemulsi dan peningkat tekstur. Sodium caseinate mungkin terdapat dalam sup ayam. Pastikan memeriksa label makanan jika Anda alergi terhadap kasein.

Protein kasein sering hadir dalam makanan olahan seperti:

  • Coffee whitener
  • Whipped topping
  • Makanan formula bayi
  • Permen pelega napas
  • Sereal
  • Nutrition bar
  • Bubuk minuman kaya protein
  • Protein shake
  • Roti dan semua makanan yang dipanggang
  • Salad dressing
  • Daging olahan
  • Tuna kaleng
  • Kaldu ayam
  • Sosis dan berbagai makanan cepat saji seperti hot dog dan kentang goreng

3.   Makanan Tidak Berbasis Susu (Non-dairy)

Untuk meningkatkan kandungan protein dari produk kedelai, produsen sering menambahkan protein kasein ke produk. Label produk kedelai harus menampilkan tulisn kasein, kaseinat atau sodium caseinate bila mengandung kasein.

Beberapa makanan non dairy yang mungkin mengandung kasein diantaranya :

  • Non-dairy whipped topping
  • Keju kedelai
  • Mentega artifisial
  • Margarin

4.   Obat-obatan

Beberapa senyawa kimia yang digunakan untuk ‘remineralisasi gigi’ mengandung kasein. Begitu pula, banyak suplemen protein mengandung kasein.