Pemeriksaan Tajam Pada Penglihatan Mata

Pemeriksaan Tajam Pada Penglihatan MataMEDIKALOGI.COM – Berapapun usia Anda atau gaya hidup yang Anda jalani, memeriksakan mata Anda secara teratur haruslah menjadi prioritas utama dalam pribadi Anda.


Saat seorang ahli mata memeriksa mata Anda, mereka tidak saja menentukan apakah Anda butuh kacamata atau lensa kontak tetapi juga memeriksa apakah ada kelainan pada mata Anda.

Pada masa kini, pasien memiliki hak seluas-luasnya untuk mengetahui kondisi kesehatannya, kepamungkasan obat yang diminumnya, dan termasuk segala tindakan medis yang dilakukan terhadap dirinya.

Seorang pasien biasanya akan dijelaskan terlebih dahulu arti segala tindakan medis yang akan dilaksanakan, termasuk pada pemeriksaan mata yang akan kita bahas tuntas pada kesempatan ini.

Refraksi dalam arti sebenarnya adalah pembelokan cahaya dari media yang rapat ke media yang kurang rapat atau sebaliknya. Di sini arti refraksi adalah pembiasan sinar yang terjadi di mata dan usaha dari mata agar bayangan jatuh tepat di retina. Jadi yang akan kita pelajari adalah tehnik pengukuran dari pembiasan mata yang dinyatakan dalam ukuran-ukuran atau satuan-satuan yang dapat dimengerti oleh yang berkepentingan,

Pemeriksaan awal/ Pengamatan

Dengan menggunakan senter amatilah mata bagian luar, apakah terdapat juling, parut/bercak putih pada kornea (selaput bening) atau bercak putuh pada lensa.

Pemeriksaan tajam penglihatan (VISUS)

Jarak pemeriksaan antara pasien dengan kartu snellen pada refraksi adalah refraksi : 6 M, 5 M, atau 3 M (memakai kaca pantul).

Untuk pemeriksaan refraksi dibutuhkan kartu snellen, bisa berupa E-chart, Alphabet dan gambar binatang. Bila penderita tidak bisa membaca kartu Snellen maka dilakukan dengan :

1.   Hitung jari.
2.   Goyangan tangan.
3.   Cahaya gelap / terang.

Penilaian tajam penglihatan

Dalam melakukan tes, maka pasien/responden diminta untuk membaca dari huruf yang paling besar hingga huruf terkecil yang masih dapat dibaca. Huruf terkecil yang masih dapat dibaca mendelegasikan besarnya kemampuan tajam penglihatan seseorang. Biasanya di bagian samping optotype atau Snellen chart terdapat pecahan yang mewakili besaran tajam penglihatan.

6/60m di definisikan bahwasannya orang normal dapat melihat obyek tersebut pada jarak 60 meter, sedangkan orang yang megalami gangguan hanya dapat melihat obyek tersebut pada jarak 6 meter.

Jika ditulis Visus 6/6, artinya angka 6 di atas (pembilang) menunjukkan kemampuan jarak baca penderita, sedangkan angka 6 di bawah menunjukkan kemampuan jarak baca orang normal.

Visus 6/20 artinya penderita hanya dapat menghitung jari pada jarak 6 meter, sedangkan pada orang normal bisa menghitung dalam jarak 20 meter, begitu juga penilaian visus 5/60, 4/60, 3/60, 2/60, 1/60.

Bila pasien/responden tidak dapat melihat jari, maka lakukan dengan lambaian/goyangan tangan didepan wajahnya. Tulislah 1/300 bila pasien dapat melihat lambaian tangan pemeriksa.

Bila lambaian tanganpun tidak dapat dilihat oleh penderita, gunakan cahaya senter dan matikan semua lampu (ruang gelap).

Tulislah 1/~ (satu per tak terhingga) bila penderita dapat melihat cahaya lampu, dan tulislah 0 (Nol) atau BUTA TOTAL bila penderita tidak dapat melihat sinar.