Cara Merawat Rambut Rusak Akibat Smoothing

MEDIKALOGI.COM – Banyak wanita yang ingin mendapatkan bentuk rambut yang lurus seperti papan agar lebih mudah dan efisien dalam perawatannya. Rambut yang lurus memang lebih cocok untuk orang Indonesia pada umumnya.


Mayoritas orang Asia memiliki bentuk wajah yang kecil dan sangat cocok bila dipadupadankan dengan model rambut lurus. Bagi yang memiliki rambut dasarnya lurus, proses pelurusan rambut dengan metode smoothing dapat bertahan lebih lama, juga tidak harus diulang terus menerus secara berjangka.

Tetapi bila yang awalnya memiliki rambut dasar bergelombang, proses smoothing harus dilakukan terus menerus karena nanti rambut yang baru tumbuh akan tampak aneh dan tidak seimbang dengan rambut yang sebelumnya telah dismoothing terlebih dahulu. Proses smoothing pun dapat dilakukan dalam dua cara. Proses smoothing keseluruhan dan proses smoothing sebagian.

Cara Merawat Rambut Rusak Akibat Smoothing

Smoothing seluruh kepala berarti dilakukan dari akar hingga ujung, biasanya dipilih oleh mereka yang baru pertama kali melakukan pelurusan atau mereka yang rambutnya telah lebih dari setahun harus diluruskan kembali. Sedangkan proses smoothing sebagian dilakukan oleh wanita yang merasa rambut-rambut yang baru tumbuhnya mulai tampak tidak beraturan sehingga smoothing dilakukan hanya dibagian akar saja.

Smoothing biasanya dilakukan selama enam bulan sekali. Produk obat dalam proses smoothing memang ditujukan untuk sampai ke akar rambut. Tapi tidak semua obat smoothing memiliki hasil yang sama terhadap setiap wanita yang melakukan proses pelurusan dengan teknik smoothing.

Banyak yang mengalami kerusakan rambut, karena obat yang digunakan hingga ke akar ternyata membuat akar rambut menjadi panas dan akhirnya rapuh. Kasus yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat adalah rambut menjadi rusak, kusam, dan kering akibat smoothing.

Nah, cara merawat rambut rusak akibat smoothing perlu dilakukan sejak awal rambut dikenalkan pada smoothing. Proses pelurusan rambut sebenarnya merupakan proses yang bersifat addictive atau ketagihan. Rambut yang telah mengenal smoothing akan kembali membutuhkan proses pelurusan yang satu ini, karena bila tidak penampilan rambut akan menjadi berantakan.

Banyak kaum hawa yang telat merawat rambut yang dismoothing. Mereka baru menyadarinya justru setelah kerusakan terasa dan dialami sendiri. Rambut yang dismoothing secara logika sebenarnya hampir sama dengan proses setrika. Bila terlalu lama menggunakan hair dryer saja sudah dapat membuat rambut rusak, apalagi bila rambut dikenalkan langsung dengan papan panas.

Kandungan air dan minyak yang terdapat dalam batang rambut akan terbakar oleh panas yang tinggi dan menyebabkan rambut menjadi tampak lepek. Meskipun telah terlambat memperbaiki rambut yang rusak, cara merawat rambut rusak akibat smoothing tetap harus dijalankan. Apa saja yang harus dilakukan?

Mulailah dengan melakukan perawatan berupa creambath atau hair spa sebanyak dua kali seminggu. Creambath dan hair spa dapat menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan kembali vitalitas akar rambut.

Selain itu, dalam cara merawat rambut rusak akibat smoothing, dibutuhkan perawatan sehari-hari yang sederhana yaitu dengan menggunakan kondisioner, hair tonic, dan vitamin rambut setiap kali mencuci rambut dirumah.

Jangan pernah melupakan ritual perawatan ini terutama saat rambut akibat smoothing berada dalam kondisi rusak yang parah, seperti ujung rambut pecah, warna rambut kusam, dan rontok, bahkan hingga ketombe. Oleh karena itu, terus perhatikan kondisi rambut.

Bila perawatan rambut telah dilakukan seoptimal mungkin tapi kerusakan rambut tidak tampak berubah, maka sebaiknya anda memilih jalan memotong rambut menjadi lebih pendek. Karena kerusakan ujung rambut setelah smoothing biasanya memakan rambut cukup panjang. Minimal potonglah ujung rambut sepanjang 10 cm dari ujung rambut yang dilanda kerusakan.

Semoga bermanfaat!