Informasi Penyakit Kanker Mata

Loading...

Pemeriksaan yang Terbaik Untuk menghindari Kanker MataDalam dunia kesehatan, manusia tak pernah luput dari gangguan kesehatan yang mengakibatkan ketidakstabilan tubuh manusia. Beberapa jenis gangguan kesehatan ( penyakit ) ada yang bersifat menular dan tidak menular dan akut / kronis.

Salah satu penyakit yang tergolong pada penyakit akut adalah penyakit kanker mata. Kanker mata (retinoblastoma ) pada umumnya merupakan jenis penyakit yang menyerang pada bagian mata, baik pada bagian saraf mata, retina, iris, dan semua bagian mata sehingga menyebabkan keabnormalan pada keadaan / kondisi fisik mata.

Kanker mata membahayakan karena mata adalah salah satu panca indera yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Sama seperti jenis kanker lainnya, bila tersebar ke organ lainnya, kanker mata akan menyebabkan kematian. Apa yang menjadi penyebab utama kanker mata ini?

Menurut para ahli medis, penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun, banyak kalangan yang menyebutkan bahwa kanker mata disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor genetik/keturunan, kurangnya unsur pigmen pada tepi kelopak mata, terlalu banyak terpapar sinar matahari, dan juga kurangnya gizi pada penderita.

Makanya, sebaiknya diperhatikan betul faktor kekurangan gizi tersebut sehingga Anda dapat terhindar dari penyakit yang membahayakan ini.

Gejala Kanker Mata

Adapun gejala-gejala yang dapat ditemukan pada penderita kanker mata ialah sebagai berikut :

  • Pandangannya menjadi kabur pada salah satu mata.
  • Terdapatnya floaters atau bintik-bintik merah di bagian mata.
  • Penderita juga mengalami kehilangan penglihatan perifernya.
  • Bola mata terlihat juling/melotot dan seperti akan keluar.

Bila terjadi salah satu atau beberapa gejala di atas pada diri Anda, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Penanganan yang dini dan tepat merupakan salah satu kunci sukses mengatasi kanker.

Diagnosis Kanker Mata

Ketika Anda datang ke dokter untuk memastikan gejala-gejala yang dirasakan di atas adalah benar kanker mata atau bukan, maka dokter akan melakukan beberapa tahapan diagnosis seperti berikut :

  • Skrining khusus yaitu dokter memeriksa lokasi tumor, ukuran, bentuk, kekerasan, dengan atau tanpa tekanan yang membuat sakit, dengan atau tanpa ulserasi, adhesi jaringan dalam atau berdekatan, apakah ponsel, kelopak mata, dan auskultasi dekat orbital dengan atau tanpa suara. Selain itu, dokter juga memeriksa kanker untuk metastasis lokal dan jauh, bila perlu, terkait disiplin dokter untuk konsultasi, perbedaan antara tumor mata primer atau metastasis.
  • Periksa ketajaman visual, bidang visi, arah proptosis, menyoroti, gerakan mata, tekanan intraokular, fundus diperlukan untuk transiluminasi scleral atau radionuklida penentuan 32P dari USG.
  • X-ray film pemeriksaan orbital tulang dan foramen optik. Kondisi untuk orbital venografi dan CT scan, pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI).
  • Pemeriksaan seluruh tubuh, Diperlukan untuk memeriksa fungsi hati dan fungsi ginjal.
  • Jika Keadaan memungkinkan, untuk mengambil biopsi dikirim untuk pemeriksaan patologis.
  • Jika melalui pemeriksaan diketahui adanya kanker mata, segeralah mendaftarkan diri ke rumah sakit untuk melakukan pengobatan lebih lanjut.

Pembedahan/Operasi

Upaya pembedahan atau operasi ini tentu saja menjadi tahapan yang sangat penting untuk mengangkat tumor di mata dan memutus rantai penyebaran kankernya supaya tidak menyebar ke organ terdekat yang lain. Jika sudah diangkat tumornya, maka pengobatan lanjutan bisa dilakukan baik dengan radioterapi atau kemoterapi.

Radioterapi

Radioterapi ini dilakukan untuk membunuh atau menghancurkan sel-sel kanker sampai tuntas supaya tidak menyebar ke mana-mana. Radioterapi dilakukan dengan menggunakan sinar X yang kuat sehingga tumornya akan mati.

Kemoterapi

Setelah dilakukan pengobatan dengan operasi dan radioterapi, maka untuk lebih mengintensifkan pengobatannya, dilakukan tahapan berikutnya berupa kemoterapi.

Tim dokter biasanya akan melihat terlebih dulu kondisi pasien. Kalau kanker pada matanya tidak sampai menyebabkan kebutaan, artinya masih bisa melihat, maka pengobatan cukup dengan membunuh sel kankernya saja.

Namun, bila kondisinya sudah lebih parah, tidak bisa melihat, biasanya pengobatan dilakukan dengan pengangkatan pada mata sampai saraf optik.

Makanya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebaiknya, periksakan kondisi mata secara rutin untuk memastikan kesehatan Anda jangan menunggu sampai terkena gejala-gejala di atas.

Loading...