Informasi Penyakit Sindrom Sweet

Penyakit Sindrom SweetSindrom Sweet juga dikenal sebagai demam akut dermatosis neutrophilic adalah suatu kondisi kulit yang ditandai dengan demam dan lesi kulit yang menyakitkan yang muncul terutama pada, wajah, lengan dan leher. Penyebab pasti sindrom Sweet tidak selalu diketahui.


Pada beberapa orang, hal itu di picu oleh penyakit, infeksi atau obat tertentu. Sindrom manis juga dapat terjadi dengan beberapa jenis kanker. Paling sering, sindrom Manis akan jelas dengan sendirinya dalam beberapa bulan atau sekali penyebab yang mendasari diselesaikan atau dihilangkan. Penyembuhan jauh lebih cepat dengan pengobatan.

Pengobatan yang paling umum untuk sindrom Sweet adalah pil kortikosteroid, seperti prednison. Tanda dan gejala akan menghilang dalam beberapa hari setelah pengobatan dimulai, tetapi akan sering kambuh kembali.

Gejala

Sindrom sweet ditandai dengan munculnya secara tiba-tiba benjolan merah kecil di lengan, leher, wajah atau punggung, biasanya sering muncul setelah demam atau infeksi saluran pernapasan atas. Benjolan bisa tumbuh dan menyebar dengan cepat dan dapat menimbulkan rasa sakit. Segera periksakan diri ke dokter jika terasa sakit dan ruam merah tumbuh dengan cepat.

Penyebab

Dalam kebanyakan kasus, belum diketahui pasti penyebab sindrom sweet. Sindrom Sweet kadang-kadang dikaitkan dengan kanker dan seringkali dihubungkan dengan leukemia. Beberapa kasus mungkin berkaitan dengan tumor, seperti payudara atau kanker usus besar. Sindrom sweet juga dapat terjadi akibat jenis obat tertentu yang mampu meningkatkan produksi sel darah putih.

Meski jarang terjadi, namun sindrom sweet bisa di picu berbagai faktor berikut ini :

1.   Jenis Kelamin

Perempuan cenderung lebih berisiko memiliki sindrom sweet daripada pria.

2.   Usia

Orang dewasa maupun bayi dapat menderita sindrom sweet, terutama pada wanita yang berusia antara 30 tahun sampai 50 tahun.

3.   Kanker

Sindrom sweet kadang-kadang dikaitkan dengan kanker atau leukemia.

4.   Masalah kesehatan lain

Sindrom sweet sering disertai infeksi saluran pernapasan atas dan banyak orang melaporkan mengalami gejala seperti flu sebelum ruam muncul. Sindrom sweet juga dapat dikaitkan dengan penyakit inflamasi usus.

5.   Kehamilan

Beberapa wanita mengalami sindrom sweet selama kehamilan. Biasanya kondisi ini akan sembuh dengan semdirinya tanpa pengobatan.